Komoditas Malang Diterima Warga Rusia

Duta Besar Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi geleng-geleng kepala saat melihat potensi besar yang dimiliki Kabupaten Malang. Wahid yakin, dengan potensi yang dimilikinya, Kabupaten Malang akan berkembang pesat dalam waktu dekat.

Khusus untuk Rusia, Wahid optimistis, semua potensi yang dimiliki Kabupaten Malang akan disenangi warga pecahan Uni Soviet tersebut. Semua yang ada di Malang, terang Wahid, merupakan produk yang disenangi orang-orang Rusia.

“Malang ternyata punya pantai ya? Dan pantainya luar biasa bagus. Pantai-pantai ini sangat digemari warga Rusia. Kami akan turut membantu perkembangan wisata di Rusia,” kata Wahid saat menerima Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang Tomie Herawanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara, serta perwakilan kesenian Kabupaten Malang, Jumat 19 Agustus 2016 di KBRI Rusia.

Wahid semakin geleng-geleng ketika diberitahu bahwa Kabupaten Malang memiliki kopi terbaik di dunia, Java Coffee. Menurutnya, warga Rusia sangat menyenangi kopi. Selama ini sudah ada kopi-kopi dari negara lainnya. Dia mempunyai keoptimisan tinggi bahwa Java Coffee Malang mampu bersaing secara kualitas rasa maupun harganya.

Dia semakin antusias ketika Tomie membeberkan potensi pertanian lainnya di Kabupaten Malang seperti teh, ikan tuna, kakao, blimbing, dan hasil agrobis lainnya.

Menikmati Manisnya Croqnesh dan Nasi Goreng Rawon Malang

Kini, ada resto dan kafe baru di Kota Malang. Namanya Kauri Kitchen. Kauri Kitchen merupakan tempat makan berkonsep semi resto dan kafe. Lokasinya Jalan Himalaya.

Kauri Kitchen ini baru berjalan kurang lebih satu bulan. Pemilik Kauri Kitchen, Biem Nugroho, mengatakan Kauri Kitchen menyuguhkan nuansa tempat makan yang perabotnya dari Kayu.

Kauri berasal dari Bahasa New Zaeland. “Kauri artinya kayu yang kuat, karena bentuknya seperti pohon. Itu yang saya inginkan dari Kauri Kitchen ini,” tutur dia.

Menu-menu yang disuguhkan di sini juga beragam. Tapi, ada satu menu dessert yang unik di Kauri Kitchen, namanya Croqnesh.

Croqnesh ini bukan sekedar kue sus biasa, tetapi kue sus yang disuguhkan dalam bentuk menara.

Dengan balutan gula dan karamel yang menyelimuti sus ini, membuat siapa saja ingin mencobanya.

Dessert Croqnesh ini hanya bisa dinikmati pada hari tertentu, yakni hari Senin, Kamis, dan Sabtu.

“Kenapa kami mengkhususkan menu ini, karena membuatnya kami membutuhkan waktu yang lama. Tidak bisa langsung jadi. Resepnya pun dari resep buatan sendiri dan turun temurun,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, ada juga menu andalan di Kauri Kitchen ini, yakni Nasi Goreng Rawon. Dari namanya, Rawon yang identik dengan warna hitam pekat, seperti itulah Nasi Goreng Rawon.

Chef Kauri Kitchen, Alfarizi Ananda, menambahkan, pembuatan Nasi Goreng Rawon ini memakai bumbu rawon pada umumnya, terutama memakai bahan kluwek.

“Yang sering dipesan memang nasi goreng rawon. Karena penasaran rasanya seperti apa. Dan setelah mencoba, pasti ketagihan,” ujarnya.

Nah, meskipun baru berjalan satu bulan, Kauri Kitchen sudah akan membuka cabang di Kota Batu. “Kami niat konsepnya memakai semi resto dan kafe. Jadi keduanya kami kolaborasikan,” tutur pemilik Kauri Kitchen.

Macet Arus balik Liburan

Terminal Arjosari – Mendekati hari terakhir liburan sekolah kemarin, arus lalu lintas di jalur Kota Malang hingga Malang Utara, terlihat memadai jalan raya. Kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang, terpantau padat merayap. Kebanyakan didominasi oleh kendaraan dari luar Kota Malang.
Mulai pukul 10.00 pagi, kemacetan terjadi di sekitar Blimbing. Kendaraan padat merayap, akibat kendaraan yang menumpuk. Bahkan, menurut warga bernama Wicaksono, perjalanan dari Blimbing ke Lawang terpaksa ditempuh dengan waktu 1,5 jam.
“Padat sekali, penumpukan mulai dari Araya, fly over hingga pertigaan Karanglo, jalannya lambat dan merambat,” ujar Wicaksono salah satu pengguna jalan.
Sementara itu, mulai siang hari, titik macet berganti. Kini arah dari Surabaya ke Kota Malang yang padat merayap. Bahkan di jalan raya Lawang tampak kendaraan seperti mobil harus berjajar tiga ruas.
“Saya terpaksa lewat jalur alternatif dari Pabrik Otsuka tembus ke kawasan Wendit, kemudian ke arah Kota Malang,” aku Setyawan salah satu driver.
Pantauan di lapangan, kendaraan yang lewat di jalur provinsi itu, kebanyakan dari luar kota. Beberapa masih tampak membawa bawaan banyak di atas kap mobil.
“Seperti dari Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Probolinggo, Lumajang dan Jember. Rata-rata adalah kendaraan pribadi bukan kendaraan bus,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang, Iptu Budi Priono, kepada Malang Post kemarin.
Menurut dia, kepadatan arus kendaraan ini terjadi mulai pagi hari. Sampai malam hari kemarin pukul 19.30, arus kendaraan dari arah Surabaya masih padat. Sesuai pantauannya, kemacetan mulai dari masuk Kecamatan Lawang, sampai simpang tiga Karanglo, Kecamatan Singosari.
Semua kendaraan dari luar kota tersebut, kebanyakan menuju arah Kota Batu untuk berwisata. “Sampai saat ini (semalam, red), kendaraan yang masuk Malang, sangat banyak sekali. Padahal beberapa hari sebelumnya, tidak sampai terjadi kemacetan seperti ini,” tuturnya.
Sedangkan untuk kendaraan dari Malang yang mengarah ke Surabaya, terpantau lancar. Penumpukan kendaraan hanya terjadi di simpang tiga Karanglo, Singosari lampu traffic light, serta mau melintasi perlintasan kereta api sebelum Pasar Singosari. Setelahnya, jalanan menuju utara lancar tanpa hambatan.
“Namun, jika melihat hari ini banyak kendaraan yang masuk Malang, maka besok (hari ini, red) kepadatan kemungkinan justru terjadi arah Surabaya. Karena semua kendaraan yang masuk Malang hari ini tadi (kemarin, red) diprediksi akan kembali pada hari Minggu besok,” jelasnya.
Agar tidak sampai terjadi penumpukan dan kemacetan terlalu lama, Satlantas Polres Malang membuat rekayasa lalu lintas. Yakni dengan tiga banding satu. Maksudnya, ketika kendaraan dari arah Surabaya padat, ketika dipersimpangan akan diberi waktu jalan sampai tiga lampu merah baru berhenti. Begitu juga dengan sebaliknya jika kendaraan dari arah Malang padat.
“Harapan kami, hari ini (kemarin, red) kepadatan arus lalu lintas bisa tuntas. Jika besok (hari ini, red) masih terjadi kepadatan kami akan memberlakukan rekayasa jalan dengan menerjunkan sekitar 40 personil di jalan raya,” paparnya.

Air Terjun Jahe Malang

Terminal Arjosari – Lokasi air terjun Jahe atau disebut Coban Jahe ada di Dusun Bengawan, Desa Pandansari Lor Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang  Geografis Malang Raya yang dikelilingi pegunungan, berdampak pada kontur alam. Dimana banyak ditemui air terjun atau coban, dan salah satu destinasi air terjun yang menarik untuk dikunjungi adalah Coban Jahe.

Lokasi air terjun Jahe atau disebut Coban Jahe ada di dusun Bengawan, Desa Pandansari Lor yang masuk Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Coban Jahe, dikenal dengan nama lain Air Terjun Bengawan memiliki ketinggian sekitar 45 meter dengan bebatuan cadas berukuran raksasa di dinding dan kolam berukuran kecil dibawah air terjun.

Wanawisata Coba Jahe masuk dalam kawasan Perhutani Unit II RPH Sukopuro-Jabung, apabila dari arah Kota Malang menuju ke timur jalur menuju Tumpang. Dari Kota Malang sejauh 23 KM, dapat diakses mudah dengan berbagai moda transportasi. Namun, direkomendasikan menggunkan sepeda motor.

Lokasi air terjun Jahe atau disebut Coban Jahe ada di Dusun Bengawan, Desa Pandansari Lor Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang

Jalur dari Kota Malang menuju Tumpang, sebelum Gapura Masuk Tumpang ada pertigaan, belok kiri menuju Desa Pandansari Lor dan dari situ akan dipandu oleh papan petunjuk sampai lokasi.

Atau disebut dengan donat boat adalah wisata air dengan konsep pengarungan sungai dengan memakai ban dalam kendaraan yang telah dimodifikasi sedemikian rupa keamanan dan kenyamanan pengendaranya. Pemain river tubing juga dilengkapi alat pengaman helm untuk melindungi kepala dari benturan dan life jacket yang menjaga badan tetap mengapung di air sekaligus melindungi tubuh dari benturan.
Untuk mengendarai ban river tubing, pemain cukup duduk di atas ban dan mengikuti arus sungai. Sepanjang pengarungan, para guide akan menemani untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan sepanjang pengarungan sungai.
Dua lokasi alternatif river tubing yang ditawarkan Republik Adventure. Pertama, lokasi di Poncokusumo, aliran sungai yang dipakai arus Sungai Amprong. Anak aliran sungai Brantas ini di sisi kiri kanannya menawarkan panorama khas pedesaan. Pemain river tubing akan menikmati pepohonan bambu yang menjulang, hamparan hijau tanaman selada air dan tebing berhias batuan vulkanik yang menonjol menyajikan pemandangan indah dan hanya bisa ditemui di Poncokusumo.

Lokasi kedua, sensasi river tubing terdapat di Coban Jahe yang merupakan satu-satunya river tubing di Malang Raya dengan start di bawah air terjun.

River tubing di Coban Jahe menawarkan panorama alam khas perkebunan. Perbukitan yang berada di sisi kiri kanan aliran sungai Jae dihiasi hijaunya perkebunan singkong dan ketela.
Adapun fasilitas yang didapatkan river tubing ini adalah guide, perlengkapan river tubing, rescue, meal, snack, dan merchandise berupa stiker.

Ada dua trek river tubing yang ditawarkan, yaitu trek panjang sejauh 3 km dan trek pendek sejauh 2km), tim SeputarMalang.Com merekomendasikan anda bermain di trek panjang karena lebih mendapatkan sensasi yang luar biasa dalam mengarungi sungai.
Shuvia Rahma dari Republik Adventure ketika ditemui di lokasi Coban Jahe, Minggu (17/01/2016) mengatakan bahwa tak kalah penting, bagi yang ingin narsisnya terdokumentasikan, Republik Adventure menawarkan paket river tubing lengkap dengan dokumentasi. Disediakan fotografer yang siap mengabadikan momen seru selama pengarungan berlangsung.

Dania, pengunjung asa Surabaya mengakui baru pertama kali main river tubing. “Sensasinya lebih dapat, karena semua anggota badan mesti aktif dan siap selama pengarungan. Dan bisa teriak sepuasnya.” Ungkap Dania yang datang bersama teman-teman kantornya.

Penasaran nawak? Langsung aja ke lokasi Coban Jahe, dijamin mendapatkan sensasi yang luas biasa.

Pantai Ngudel Malang yang Kece

Dunia Parariwisata di kota malang kian hari mengalami banyak kemajuan, munculnya beberapa obyek wisata baru mampu membuat satu-persatu potensi kabupaten malang terdongkrak dan dikenal ke berbagai penjuru dunia, salah satu wisata baru yang akan di ulas matajatim kali ini adalah Pantai Ngudel, wisata pantai ini terbilang cukup baru dan masih belum banyak yang tau, meski pantai ini tak seramai pantai lainnya seperti pantai Goa Cina, Sendang Biru dan Pantai Balekambang, namun jangan kira pantai ini membosankan, keindahan alam yang masih alami dengan pemandangan pasir putih cantik akan membuat anda terkesima saat menginjakkan kaki di pantai tersebut.

Lokasi : Pantai Ngudel ini berlokasi di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang yang jaraknya tidak jauh dari pantai ngantep, so…anda bisa sekaligus mengunjungi dua obyek wisata cantik tersebut.

Pantai yang masih fress ini menyuguhkan keindahan hamparan pasir putihnya yang indah dan pemandangan hijau di sekitar area pantai tersebut mampu menyejukkan mata, dengan suasana yang masih cukup sepi dan alami membuat pantai ini sangat pass untuk melepas segala penat yang ada , suara deburan ombak yang disertai dengan semilirnya angin akan menghanyutkan segala masalah kegalauan dunia, so bagi anda yang belum menginjakkan kaki di pantai ngudel ini sangatlah disayangkan apalagi anda berada di kawasan kota malang.

Rute : Untuk rute menuju pantai ngudel ini anda bisa melalui arah menuju pantai balekambang, jika belum pernah ke pantai balekambang baca rute menuju pantai balekambang, sebelum perempatan terahir menuju pantai balekambang anda belok kiri dan ikuti jalan JLS (jalur lintas selatan) perkiraan 4-5km anda akan menemukan pertigaan yang terdapat penunjuk arah ke pantai ngantep, ikuti jalan kearah pantai tersebut setelah masuk loket Pantai Ngantep akan ada pertigaan belok kiri dan ikuti jalan hingga sampai di pantai Ngudel.

Ketan Bubuk Kudusan

Kuliner Ketan Bubuk Kudusan (KBK) yang ada di wilayah Jalan Ijen, lusa kemarin tampak lengang. Masih belum ada pembeli yang berbelanja di tempat usaha kuliner yang sederhana ini. Sederhana karena hanya ada satu motor yang disulap menjadi semacam rombong kecil, serta empat kursi plastik yang disediakan bagi pengunjung warung yang ada di pinggir Jalan Pahlawan Trip, Kota Malang. ”Kalau sudah agak siang begini, biasanya sudah mulai sepi,” terang Nurul Khotimah (41), penerus keempat usaha kuliner legendaris ini.

Ketan Bubuk Kudusan
Ketan Bubuk Kudusan

Continue reading “Ketan Bubuk Kudusan”

Objek Wisata Pulau Sempu

Pulau Sempu disebut sebagai salah satu surga dunia. Pulau yang terletak sekitar 75 km dari pusat kota Malang ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa. Tempat wisata alam ini merupakan kawasan cagar alam yang dikelolah oleh pemerintah kota. Vegetasi di sini cukup beragam mulai dari hutan pantai, hutan tropis sampai hutan bakau. Hanya itu saja yang dimiliki Pulau Sempu? Tunggu. Yang paling menarik di sini adalah Segara Anakan yang merupakan sebuah danau di tengah pulau dengan luas 4 hektar.

Segara Anakan menjadi daya tarik utama tempat wisata di Malang ini. Air dari telaga berasal dari ombak laut selatan yang masuk melalui lubang tebing di sisi danau ini. Air di danau dingin dan sangat jernih sampai Anda bisa melihat dasar danau dengan mudah. Di sini, Anda bebas berenang, memancing atau bermain di pasir putihnya yang landai.

Pulau Sempu Malang
Pulau Sempu Malang

Continue reading “Objek Wisata Pulau Sempu”