Bakso Bakar Pak Man

Soeparman mulai merintis usaha berjualan bakso sejak tahun 1955, di Situbondo. Pria yang akrab disapa Pak Man ini berjualan bakso biasa dengan gerobak dorong, karena dia seorang diri menjadi tulang punggung keluarganya. Hanya dengan modal seadanya, dia nekat membuka warung bakso.

Setelah mengalami jatuh bangun berjualan di daerah Situbondo, Soeparman akhirnya memindah usahanya ke daerah Jember pada tahun 1965. Dia mendorong dan menjual gerobak baksonya seorang diri. Lama berjualan di Jember, membuat Soeparman ingin menambah pengalamannya dalam berjualan bakso. Akhirnya, dia mulai usaha berjualan bakso di Malang sekitar tahun 1997. ”Saya ingat peristiwa itu. Waktu Presiden RI Habibie jalan-jalan ke Pasar Besar, saya bakar bakso,” ucapnya sambil bersemangat.

Bakso Bakar Pak Man
Bakso Bakar Pak Man

Continue reading “Bakso Bakar Pak Man”

Advertisements

Bakso Kikil Malang

Bakso Kikil Seruni ini bisa jadi alternatif pilihan yang memuaskan kala Ngalamers ingin berburu kuliner bakso yang berbeda di tengah dinginnya Kota Malang. Lokasi Bakso Kikil Seruni ini bisa Ngalamers temukan di kawasan Suhat (Soekarno-Hatta). Bangunannya tepat berada di pinggir jalan, jadi akan cukup mudah mengenali lokasinya. Tempatnya sendiri cukup luas, bersih dan rapi.

Meski namanya “Bakso Kikil”, namun ternyata baksonya tidak dibuat dari kikil. Disebut “Bakso Kikil” karena ada banyak potongan-potongan kikil di dalam kuah bakso ini. Kikil-kikil itulah yang menambah citarasa gurih pada kuah baksonya dan menjadikan baksonya berbeda, Ngalamers. Namun kalau Ngalamer ada yang tidak suka kikil, bisa juga kok pesen bakso tanpa kuah kikilnya.

Bakso Kikil Seruni
Bakso Kikil Seruni

Continue reading “Bakso Kikil Malang”