Destinasi Baru di Kota Malang, Wisata Budaya

Terlahir sebagai kota dengan beragam budaya, Malang tentu memiliki segudang cerita yang menarik. Kekayaan tradisi itu pun saat ini mulai dikemas Pemerintah Kota Malang dengan lebih apik, sebagai destinasi wisata baru yang dapat dijujug wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, sejak dua tahun terakhir, pemuda di Kota Malang tampak lebih antusias mengembangkan sayap budaya dan tradisi leluhurnya. Tampak dari banyaknya kegiatan yang mengusung tema berkaitan dengan tradisi.

“Dan semua kegiatan yang menunjukkan tren positif ini patut untuk diapresiasi,” katanya pada Wartawan belum lama ini.

Menurutnya, sadar budaya harus dimulai dari generasi muda sebagai penerus bangsa. Garda terdepan pelestarian budaya adalah para pemuda ini. Karena kecenderungan generasi muda dengan budaya luar dari mudahnya informasi yang diperoleh melalui android, gadget, dan internet sehingga mereka terbuai dengan budaya asing.

“Maka memang harus sering ada sosialisasi kepada pemuda mengenai budaya,” tambahnya.

Sehingga, lanjutnya, untuk memberdayakan pemuda agar mengenal dan melestarikan budayanya, Disbupar telah berkolaborasi dengan beberapa sanggar budaya dalam pelatihan seni tari. Upaya-upaya yang dilakukan tersebut bertujuan membuat para pemuda lebih mencintai budayanya dengan melakukan pembinaan, baik itu sosialisasi, bimtek dan praktek langsung pada latihan-latihan seni tradisi yang dikembangkan.

“Sehingga mereka siap untuk menyebarkan tarian tersebut kesanggar-sanggar yang lain. Dan Disbupar membantu memfasilitasinya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Diabudpar pun juga mulai melakukan penataam untuk menghasilkan wisata event, yang juga ert kaitannya dengan budaya aali Malangan. Salah satunya akan ditampilkan dalam festival Malang Tempoe Doeloe, yang memang selalu banyak diburu turis.

Advertisements